hari raya idul fitri

Kebersamaan Santri Al-Ahsan Merayakan Hari Raya Idul Fitri 1441 H

Sejak bulan April lalu sebagian besar pondok pesantren yang ada di Kabupaten Jombang, Jawa Timur telah memberhentikan segala kegiatan ponpes. Tapi tidak di Pondok Pesantren Al-Ahsan Karangan, Bareng, Jombang. Semua santri bertahan di pondok.

Tahun ini semua santri tidak mudik di hari raya Idul Fitri 1441 H. Mereka tetap berada di pondok dengan mengikuti segala kegiatan yang telah ditetapkan oleh pengurus pondok.

Suasana Pondok Al-Ahsan tahun ini memang berbeda jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Di tahun-tahun sebelumnya, saat telah mendekati hari raya Idul Fitri, suasana pondok menjadi sepi karena sebagian besar santri pulang untuk merayakan hari raya Idul Fitri di rumah masing-masing bersama keluarga.

Namun tidak untuk tahun ini. Untuk memutus mata rantai masuknya virus Corona (Covid-19) sekaligus mengikuti arahan dari pemerintah Republik Indonesia, terhitung mulai pukul 00.00 WIB, 24 Maret 2020, Pondok Al-Ahsan Karangan, Bareng, Jombang, memutuskan menerapkan aturan ketat (lockdown).

Lihat: Galeri Kebersamaan Santri Al-Ahsan Merayakan Idul Fitri 1441 H

Sejak ditetapkannya keputasan tersebut, semua santri tidak diizinkan keluar pondok untuk alasan apapun, termasuk mudik di hari raya Idul Fitri 1441 H

Demi kemaslahatan dan keamanan bersama Santri Pondok Al-Ahsan tidak bisa pulang ke rumah masing-masing untuk merayakan hari raya Idul Fitri 1441 H. Meski sebagian besar santri Pondok Al-Ahsan baru pertama kali merayakan hari raya di Pondok, jauh dari orang tua dan keluarga, namun mereka memilih untuk tidak mengeluh dengan keadaan yang ada.

Termasuk melaksanakan Sholad Id, semua santri melaksanakan Sholat Id bersama dipimpin pengasuh Pondok Al-Ahsan serta diikuti oleh seluruh Ustadz dan pengurus Pondok dengan pelaksanaan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Usai melaksanakan Shalat Id, acara dilanjutkan dengan sungkem kepada Kyai, ustadz dan pengurus Pondok Al-Ahsan. Di momen inilah suasan berubah, semua santri larut dalam tangis, menahan kerinduan berkumpul keluarga, merayakan hari raya Idul Fitri bersama.

Sekalipun hanya bisa merayakan hari raya Idul Fitri 1441 H di Pondok, para santri justru mengaku jika hari raya tahun ini menjadi momen untuk lebih mengeratkan mereka, mereka merasa menjadi lebih kompak serta bisa saling mengasihi. Tak lupa mereka terus berdo’a semoga pandemi Corona akan segera hilang sehingga semuanya dapat beraktifitas seperti semula.

Tinggalkan Balasan