Jelang Ujian Nasional, Siswa-siswi MTs & MA Al-Ahsan Tabarrukan Ke Makam Ulama

Siswa-Siswi kelas IX MTs dan XII MA Al-Ahsan, Hari Sabtu, 09 Februari 2019 mengadakan ziarah ke makam KH. Abdul Madjid Ma’roef dan KH. muhammad Ma’roef di kompleks Pondok Pesantren Kedunglo, Bandar Lor, Mojoroto, Kota Kediri Jawa Timur.
Makam KH. Abdul Majid Ma’roef sendiri masih satu lokasi dengan makam KH. Muhammad Ma’roef yang merupakan orang tua dari KH. Abdul Madjid Ma’roef serta pendiri Pondok Pesantren Kedunglo dimana pada zaman berdirinya Nahdlatul Ulama (NU), KH. Muhammad Ma’roef sudah dikenal karomah dan doanya mandhi (mustajab atau terkabul).
Bahkan pada saat awal berdirinya NU, KH. Hasyim Asy’ari dan para ulama waktu itu, memposisikan KH. Muhammad Ma’roef untuk berdo’a, karena doa Mbah Ma’roef selalu mustajab.

Baca juga: Mujahadah Rutinan Malam Jum’at Wage di Pondok Al-Ahsan Berjalan Lancar

Rutin dari dulu setiap menjelang Ujian Nasional (UN), seluruh siswa-siswi kelas IX MTs dan XII MA Al-Ahsan berziarah ke Kedunglo. Tujuannya tabarrukan kepada para ulama, agar siswa-siswi MTs dan MA Al-Ahsan dalam mengikuti Ujian Nasioanal tahun ini dapat berjalan lancar serta mendapatkan hasil yang terbaik. Selain itu juga untuk menanamkan kepada generasi muda agar cinta kepada para ulama yang memiliki andil besar dalam penyebaran agama Islam di Nusantara dengan mendirikan sebuah pondok pesantren. Ungkap Ustadz Tunggul Prawoto, S.H.I. selaku kepala sekolah MTs Al-Ahsan Karangan.

Rumah Nyai Hj. Tatik Farichah

Sebelum berziarah, Siswa-siswi juga menyempatkan bersilaturahmi ke rumah Nyai Hj. Tatik Farichah, putri beliau KH. Abdul Madjid Ma’roef.
Ikut serta dalam ziarah tersebut Ustadz Ali Imaroh, S.Pd, selaku Kepala MA Al-Ahsan, serta para pendamping lainnya, K. Firdaus, S.H.I., Ustadz Irfan Sanusi, S.Pd. dan Ustadz Ahmad Jasmadi S.Pd. dan Ustadzah Siti Aisyah, S.Pd. yang kesemuanya merupakan pengajar MTs dan MA Al-Ahsan Karangan.

Baca juga: Gisella! Iklan Sirup Membuatku Masuk Islam

Masih diseputar Kediri, untuk memanfaatkan waktu yang ada, rombongan melanjutkan perjalanan ke Desa Badal, Kecamatan Ngadiluwih untuk berziarah ke makam Mbah Madjid Ma’roef, ayahanda KH. Muhammad Ma’roef.
Sekalipun cuaca hari ini cukup panas, namun Siswa-siswi terlihat sangat senang tak terkecuali para pendamping yang juga merasa sangat senang karena masih diberi umur panjang sehingga masih diberi kesempatan berziarah ke makam para ulama.

Tinggalkan Balasan

WhatsApp chat