Danramil Bareng Sampaikan Materi Bela Negara Dalam Diklat Pelajar Al-Ahsan

Pondok pesantren merupakan salah satu lembaga pendidikan yang strategis dalam mencetak generasi muda sebagai calon pemimpin bangsa di masa depan. Peran strategis ini merupakan peran serta dalam upaya membela negara, karena negara perlu dibela, negara tidak lepas dari berbagai macam bentuk ancaman, tantangan, dan hambatan baik dari dalam maupun dari luar negeri.

Dengan demikian pembinaan bela negara menjadi sangat penting bagi pesantren sebagai penerus generasi calon pemimpin bangsa.


Berkaitan dengan hal tersebut, Selasa, 30 April 2019 lalu, masih dalam rangkaian Diklat Pelajar Al-Ahsan, santri tingkat MTs dan MA mendapatkan materi Bela Negara yang disampaikan oleh Komandan Rayon Militer (Danramil Bareng), Kapten Muh. fauzi yang juga didampingi oleh Sersan satu Karyadi.

Dalam materi yang disampaikannya Kapten Muh. Fauzi mengingatkan pentingnya Pembekalan Wawasan Kebangsaan dan Pendidikan Bela Negara bagi santri dalam rangka untuk meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara serta cinta tanah air agar memiliki jiwa nasionalisme, terlebih generasi muda adalah pondasi kekuatan bangsa guna menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari berbagai ancaman.


Indonesia yang terdiri dari berbagai suku, agama dan ras harus dipahami sebagai satu kesatuan yang utuh yang diawali oleh adanya SUMPAH PEMUDA pada 28 Oktober 1928 dari semua pemuda Indonesia.

Maka menjadi sangatlah penting bagi setiap warga negara Indonesia mengetahui dan memahami 4 Konsensus Dasar Bangsa meliputi Bhinneka Tunggal Ika, UUD 1945, NKRI dan Pancasila, tegas beliau.

Untuk Bela Negara beliau menjelaskan dan menjabarkan Pasal 27 ayat 3, sedangkan perihal Bhinneka Tunggal Ika dan Lambang Negara ada pada Pasal 36A.


Ditengah materi yang disampaikannya beliau juga bercerita semasa pendidikan ketentaraan, beliau tidak akan lupa dimana beliau dan rekan-rekannya diminta menyanyikan lagu Padamu Negeri di ulang ulang sampai semua taruna meneteskan air mata. Karena mengingat betapa kecilnya apa yang telah mereka berikan untuk negeri.

Diakhiri materi, Kapten Muh. fauzi mengajak seluruh peserta untuk menyanyikan lagu Padamu Negeri lebih dari 3 kali. Hal ini untuk memupuk rasa cinta dan rela berkorban demi Indonesia.

Tinggalkan Balasan

WhatsApp chat