Berawal dari Makanan Halal, Pria Jepang Masuk Islam

Kisah Inspiratif

Sebagai umat Islam kita diperintahkan untuk melaksanakan perintah dan menjauhi segala larangan Allah, tak terkecuali dalam urusan memilih makanan, dimana kita diperintahkan makan makanan halal dan menjauhi segala macam makanan haram.

Ada sebuah kisah menarik dari seorang pria Jepang bernama Kazushige Kobayashi. Pria kelahiran 1984 di Distrik Shizuoka ini mengisahkan bagaimana awalmula menjadi mualaf yang justru berawal dari ketertarikannya dengan konsep makanan dan minuman halal dalam Islam.

Baca juga: Kejujuran Syekh Abdul Qadir Al-Jailani Membuat Perampok Menangis

Saat itu Kobayashi mulai mencari tahu tentang berbagai makanan halal yang ternyata Ia menemukan hubungan antara makanan dan minuman halal dengan kesehatan tubuh.

Karena menemukan hubungan antara makanan halal dengan kesehatan tubuh, maka Kobayashi mulai mencoba berbagai makanan halal di Jepang dan Ia pun menyukai makanan-makanan halal tersebut.

Tanpa ada paksaan, terlebih keluarganya telah mengetahui dan mengizinkan Kobayashi memeluk agama Islam, selanjutnya Kobayashi memantapkan hati untuk membaca kalimat syahadat di Gedung PBNU, Jakarta. Dibimbing oleh Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj.

Dan Setelah menjadi mualaf, Kobayashi mendapatkan nama tambahan menjadi Abdullah Kazushige Kobayashi.

Baca Juga: Tumbuhkan Semangat Belajar, YAPI Cabang Kediri Beri Penghargaan Bagi Penghafal Al-Qur’an

Dalam kesempatan itu, Kiai Said juga menjelaskan tentang Islam yang merupakan  agama damai dan mengajarkan kedamaian. Agama selamat dan menyelamatkan. orang Islam menyelamatkan lingkungannya, menyelamatkan sekitarnya. Kalau ada orang Islam yang membuat orang lain ketakutan, itu bukan orang Islam,” tegasnya.

2 thoughts on “Berawal dari Makanan Halal, Pria Jepang Masuk Islam

Tinggalkan Balasan