Akhiri Tahun Pelajaran, Pondok Al-Ahsan Adakan Diklat Bagi Para Pelajar

Mengakhiri tahun pelajaran 2018/2019, Senin, 29 April 2019 Pondok Al-Ahsan mengadakan pendidikan dan pelatihan (diklat) ke-NU-an berbasis Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja), bertempat di gedung utama Madrasah Tsanawiyah Al-Ahsan (MTs Al-Ahsan).
Tak hanya Pelajar MTs Al-Ahsan saja yang mengikuti Diklat kali ini, namun kegiatan tersebut juga diikuti oleh semua pelajar Madrasah Aliyah Al-Ahsan (MA Al-Ahsan).

Mereka mendapatkan materi terkait amalan-amalan warga NU seperti tahlil, manaqiban, talqin mayat dan lain sebagainya yang termasuk bid’ah hasanah.

Baca juga: Santri Al-Ahsan Antusias Ikuti Pengajian Rutin Bersama Warga Masyarakat

Sesuai dengan tema diklat, diharapkan dengan adanya diklat seperti ini akan mencetak pribadi yang tangguh menghadapi tantangan hidup, serta para generasi muda khususnya para pelajar Al-Ahsan mempunyai bekal dan paham makna dari Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) serta mempunyai dasar tentang dalil-dalil Al-Qur’an dan hadits Nabi Muhammad SAW,” ungkap Ustadz Amir Mas’ud, S.Pd selaku ketua panitia diklat.

Materi ke-Nu-an tersebut disampaikan oleh Ustadz Dimas Wahyu Rifanto, S.HI yang juga merupakan salah satu pengajar di MTs dan MA Al-Ahsan.

Seluruh pelajar terlihat sangat bersemangat mengikuti diklat, terlebih Ustad Dimas Wahyu Rifanto, S. HI dikenal sebagai ustadz yang sangat dekat dengan para pelajar karena pembawaannya yang santai dan humoris.

Baca juga: Bersiap Menyambut Bulan Suci Ramadhan

Ustadz Dimas juga menyampaikan agar para pelajar tidak pernah merasa bosan mendapatkan materi seperti ini, karena bagaimanapun materi ke-Nu-an itu sangatlah penting sebagai upaya untuk membentengi diri agar tidak mudah terpengaruh dengan paham-paham lain yang saat ini sudah banyak menyerang, terlebih para remaja yang sangat mudah sekali untuk dipengaruhi.

“Semoga kegiatan ini mampu mempertahankan dan menguatkan paham Ahlussunnah wal Jamaah di masyarakat hingga tingkat paling bawah. Sebab saat ini sudah banyak paham lain yang sudah menyerang kita. Mudah-mudahan masyarakat kita tetap berada pada tuntutan Ahlussunnah wal Jamaah,” harapnya.

Tinggalkan Balasan

WhatsApp chat